Kurikulum Merdeka Menjadi Langkah Awal Memajukan Kecerdasan Bangsa
Kurikulum merdeka adalah kurikulum yang dimunculkan pada tahun 2022, yang bertujuan untuk mendukung Guru agar kreatif dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan platfrom.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek)Nadiem Makarim mengatakan, sebanyak 1,6 juta guru telah menggunakan platform Merdeka Mengajar. Aplikasi yang dibuat dalam kurun waktu enam bulan tersebut juga telah mendapatkan rating yang tinggi karena fitur yang dibuat langsung mengatasi permintaan dari para guru.
Untuk mendukung guru agar kreatif mengembangkan kegiatan pembelajaran, Zulfikri mengatakan Kemendikbudristek telah menyiapkan bahan-bahan terkait aturan kebijakan hingga panduan melalui platform Merdeka Mengajar.
"Kita lebih mendorong guru untuk lebih banyak belajar mandiri, secara berkolaborasi, membangun komunitas-komunitas belajar dan kami siapkan bahan-bahannya mulai dari kebijakan, panduan, lalu model-model yang bisa menginspirasi," ujar dia.
Nadiem menambahkan,
Kemendikbudristek juga punya platform Rapor Pendidikan yang menyediakan hasil
asesmen nasional tiap satuan pendidikan dan daerah. Dengan demikian, pihak
sekolah bisa melihat literasi dan numerasi, tingkat perundungan, dan lainnya
"Platform ini membantu para guru
mengakses materi ajar dan bahan ajar berkualitas,
mengakses pelatihan mandiri kapan pun, di mana pun serta membantu guru menginspirasi
rekan sejawat dan terkoneksi kebanyak komunitas guru di Tanah Air," ujar
Nadiem dalam rapat
kerja dengan Komisi X DPR yang dipantau di Jakarta, Senin (26/9/2022)
"Platform ini juga
digunakan untuk transisi kurikulum baru, platform untuk belajar mandirimaupun
untuk asesmen bagi guru-guru yang ingin mengetes siswa-siswanya terkait
literasi dan numerasi," katanya.
Diketahui, saat ini ada
dua jalur untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Pertama, jalur sekolah
penggerak di mana kepala sekolah harus melalui seleksi terlebih dahulu lalu
mendapatkan pendampingan dan pendanaan. Sedangkan jalur kedua adalah jalur
mandiri di mana pengimplementasian Kurikulum Merdeka dilakukan oleh sekolah
secara mandiri.
Dengan begini setiap guru bisa mengajar dengan lebih efektif kepada murid-muridnya. Sebab bisa memudahkan gurunya dalam mengajar dan muridnya bisa lebih paham/bisa bukan hanya sekedar tahu.
Betul, semoga saja dengan adanya kurikulum merdeka para murid bisa lebih menguasai pembelajaran.
BalasHapusSetujuu,, semoga proses pembelejaran kedepannya lebih baik
BalasHapus